Peningkatan Kreativitas KBA Tabek dalam Promosi Olahan Produk Melalui Pelatihan Desain Grafis dan Digital Printing
), Elfi Tasrif(2), Asrul Huda(3), (1) Universitas Negeri Padang 
(2) Universitas Negeri Padang 
(3) Universitas Negeri Padang 
Corresponding Author
Copyright (c) 2026 Yasdinul Huda, Elfi Tasrif, Asrul Huda
DOI : https://doi.org/10.24036/sb.06970
Full Text:
Language : ind
Abstract
Pendidikan dan pelatihan menjadi salah satu upaya strategis dalam membantu masyarakat bangkit dan pulih pascadampak COVID-19. Kelompok ekonomi kreatif Jorong Tabek yang tergabung dalam Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan salah satu komunitas terdampak dalam menggerakkan dan mempromosikan usaha ekonominya. Mitra belum memiliki kemasan produk dan souvenir (handicrafts) khas Tabek, serta promosi yang dilakukan belum mendapat sentuhan teknologi sehingga daya saing produk masih rendah, padahal produk olahan yang dihasilkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Program pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Padang memberikan solusi berupa pendampingan dan pelatihan desain grafis serta digital printing untuk menghasilkan label kemasan dan media promosi yang menarik. Metode pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan blended learning yang terdiri atas tahapan perancangan program sesuai kebutuhan mitra, pelatihan daring melalui Zoom, dan pelatihan luring berupa praktik langsung desain kemasan serta sablon digital. Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dari 8 kelompok usaha dengan produk unggulan seperti gula aren, gula tebu, keripik talas, dan batik tangan Tabek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang digital printing dari 29% menjadi 95%, serta 94% peserta menyatakan minat tinggi untuk mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh. Mayoritas peserta menilai kualitas materi dan kompetensi instruktur dalam kategori baik hingga sangat baik. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kreativitas dan keterampilan kelompok ekonomi kreatif KBA Tabek dalam mendesain kemasan produk secara mandiri, sehingga produk olahan lokal memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.
Keywords
References
Adriani, L. R., & Prasetya, I. (2017). Profil konsumen di Indonesia untuk online shop produk fashion [Laporan Penelitian]. Universitas Airlangga.
Alford, P., & Page, S. J. (2015). Marketing technology for adoption by small business. The Service Industries Journal, 35(11-12), 655-669. https://doi.org/10.1080/02642069.2015.1062884
Bank Indonesia. (2020). *Laporan perkembangan UMKM di masa pandemi COVID-19*. Bank Indonesia.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (7th ed.). Pearson.
Dewi, C. M. (2020). Pemanfaatan teknologi bagi UMKM selama Covid-19. Jurnal Mozaik, 12(2), 45-56.
Garrison, D. R., & Vaughan, N. D. (2008). Blended learning in higher education: Framework, principles, and guidelines. Jossey-Bass.
Graham, C. R. (2019). Current research in blended learning. In M. G. Moore & W. C. Diehl (Eds.), Handbook of distance education (4th ed., pp. 173-188). Routledge.
Huda, A., Tasrif, E., & Huda, Y. (2021). Peningkatan kompetensi desain grafis bagi komunitas ekonomi kreatif melalui pendekatan blended learning. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 27(3), 212-221.
Kannan, P. K., & Hongshuang, L. (2016). Digital marketing: A framework, review and research agenda. International Journal of Research in Marketing, 34(1), 22-45. https://doi.org/10.1016/j.ijresmar.2016.11.006
Klimchuk, M. R., & Krasovec, S. A. (2013). Packaging design: Successful product branding from concept to shelf (2nd ed.). Wiley.
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Kurniawan, A., & Asharudin, O. (2018). Peran teknologi informasi dalam pengembangan UMKM di era digital. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 20(2), 123-135.
Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2020). *E-commerce 2020: Business, technology, society* (16th ed.). Pearson.
Liputan 6. (2020). Danau Maninjau 'Cantik dari Luar, Busuk di Dalam', apa solusinya? Diakses dari https://www.liputan6.com/regional/read/4333115/danau-maninjau-cantik-dari-luar-busuk-di-dalam-apa-solusinya pada 2 Februari 2022.
Maryani, T., Hidayat, R., & Suherman, A. (2021). Efektivitas pelatihan desain kemasan berbasis digital printing dalam meningkatkan daya saing UMKM. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 18(1), 45-56.
Muslimah, S. (2020). Ketahanan UMKM dalam menghadapi krisis ekonomi: Studi kasus krisis 1998 dan pandemi COVID-19. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 15(1), 45-58.
Nurcahyadi, T. (2020). Strategi pemulihan UMKM pasca pandemi COVID-19 melalui pendekatan pendidikan dan pelatihan berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 112-125.
Nurlinda, I., Sari, M., & Fitriani, F. (2020). Dampak pandemi COVID-19 terhadap UMKM dan strategi bertahan berbasis kearifan lokal. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 12(3), 201-215.
OECD. (2020). *Coronavirus (COVID-19): SME policy responses*. OECD Publishing.
Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Kelestarian Kawasan Danau Maninjau.
Purnomo, A., Susanti, T., & Rosyidah, E. (2020). Pemanfaatan e-commerce bagi UMKM di masa pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 17(2), 145-158.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Yasdinul Huda, Elfi Tasrif, Asrul Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






