Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswi Di SMK Karsa Mulia Kota Palangka Raya

Seri Wahyuni(1), Erina Eka Hatini(2), Noordiati Noordiati(3),
(1) Poltekkes Kemenkes Palangkaraya  Indonesia
(2) Poltekkes Kemenkes Palangkaraya  Indonesia
(3) Poltekkes Kemenkes Palangkaraya  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2021 seri wahyuni

DOI : https://doi.org/10.24036/sb.01240

Full Text:    Language : en

Abstract


Angka kejadian penyakit kanker di Indonesia (136.2/100.000 penduduk) berada pada urutan 8 di Asia Tenggara, sedangkan di Asia urutan ke 23. Di Indonesia Kanker Payudara menduduki urutan pertama  yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk. Insiden kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Usia muda tidak menjadi jaminan aman dari kanker payudara. Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) perlu dilakukan pada remaja sebagai salah satu upaya deteksi dini kanker payudara. Kegiatan ini bertujuan meningkatan pengetahuan dan kemampuan siswi melakukan pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi sedini mungkin tanda tanda kanker payudara. Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan cara penyuluhan dan pelatihan pemeriksaan payudara sendiri pada siswi yang diikuti sebanyak 55 orang Siswi SMK Karsa Mulia Palangka Raya.Hasil Post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan menjadi baik yang semula 18,18% menjadi 78,18. Praktik Pemeriksaan Payudara yang semula 34,54% meningkat menjadi 85,45%. Edukasi tentang Sadari perlu dirutinkan sebagai salah satu upaya deteksi dini kanker payudara.


Keywords


Edukasi, Sadari, remaja

References


American Cancer Society. 2011. American Cancer Society Recommendations for the Early Detection of Breast Cancer. America. https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/screening-tests-and-early-detection/american-cancer-society-recommendations-for-the-early-detection-of-breast-cancer.html.

Globacon. 2012. “Estimated Cancer Incidence, Mortality and Prevalence 2012.”

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. “HILANGKAN MITOS TENTANG KANKER.” https://www.kemkes.go.id/article/view/201407070001/hilangkan-mitos-tentang-kanker.html.

Olfah, Yustiana. 2013. “Pengaruh Pelatihan Menggunakan Modul Tentang Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan, Minat Dan Perilaku Dalam Melakukan Pemeriksaan Payudara Sendiri Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.”

Qomariah, Siti, Wiwi Sartika, and Sellia Juwita. 2017. “Detetksi Dini KAnker Payudara Di Kelurahan Limbungan KecamatanRumbai Pesisir.” Jurnal Pengabdian Masyarakat 1(1): 57–64.

Ramadhaniah, Fariha et al. 2018. “Pedoman Pengendalian Faktor Risiko Kanker Paru.” Jurnal Respirasi Indonesia 39(1): 29.

Sartika, Tri. 2020. “Analisis Pelaksanaan Skrining Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur.” Jurnal ’Aisyiyah Medika 5(1): 62–73.

World Health Organization. 2013. Latest World Cancer Statistic.

Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ). 2011. “Kanker Payudara Menyerang Remaja.” http://www.ypkj.or.id.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 seri wahyuni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.