Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat pengembangan perangkat pembelajaran berbasis deep learning di SD Negeri 16 Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Permasalahan yang dihadapi guru adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi AI, sehingga perangkat pembelajaran yang dihasilkan kurang variatif dan belum mendukung pemahaman mendalam siswa. Program pengabdian ini dilaksanakan melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, serta keberlanjutan. Metode yang digunakan adalah pemberian materi, praktik langsung penggunaan aplikasi AI (ChatGPT, Google Teachable Machine, Quillionz), diskusi, serta pendampingan dalam menyusun modul ajar, bahan ajar digital, dan asesmen berbasis data. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman baru, mampu menyusun rancangan perangkat pembelajaran berbasis deep learning, serta lebih percaya diri dalam memanfaatkan AI dalam kegiatan belajar-mengajar. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas guru di daerah 3T, mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas, serta dapat dijadikan model implementasi pelatihan pemanfaatan AI di sekolah-sekolah lain di Indonesia.