PKK GO-GREEN : Pelatihan Pengelolaan Limbah Makanan Berbasis Kewirausahaan Untuk Ibu PKK Nagari Sikucua Barat

Siti Rahmi Hidayatullah(1), Sri Arita(2), Miranda Nuraini(3),
(1) Universitas Negeri Padang 
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2025 Siti Rahmi Hidayatullah

DOI : https://doi.org/10.24036/sb.06390

Full Text:    Language : ind

Abstract


Tingginya volume limbah makanan rumah tangga di Nagari Sikucua Barat belum diimbangi dengan pemahaman masyarakat, khususnya kelompok ibu PKK, mengenai cara pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengelola limbah makanan berbasis kewirausahaan melalui pelatihan terpadu. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan, dengan materi utama berupa budidaya maggot sebagai agen pengurai limbah sisa makanan rumah tangga (organik), pembuatan kompos sederhana, serta pelatihan kewirausahaan dan perhitungan harga pokok penjualan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, terlihat dari partisipasi aktif dalam praktik serta minat untuk memulai usaha mandiri berbasis limbah. Program ini mendorong terbentuknya kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan kontekstual.


Keywords


limbah makanan, kewirausahaan, PKK

References


World Resources Institute (WRI). (2019). Food Loss and Waste: Reducing the Global Food Wastage Crisis. Washington D.C.: WRI

Food and Agriculture Organization (FAO). (2011). Global Food Losses and Food Waste: Extent, Causes and Prevention. Rome: FAO

Tempo. (2020). Sampah Terbesar di Indonesia: Sisa Makanan dari Rumah Tangga. https://tekno.tempo.co/read/1316095/sampah-terbesar-di-indonesia-sisa-makanan- dari-rumah-tangga. Diakses 20 Februari 2025

Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). (2022). Sumatera Barat Provinsi Penghasil Sampah Terbanyak di Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Data Demografi Nagari Sikucua Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam. Padang Pariaman.

Susanti Elfi dan Susilowati E. (2016). Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Melalui Pelatihan dan Pendampingan Produksi sabun dan Deterjen. Jurnal semar. IV (2): 87-95.

Haryati, E., Wadin, W., Sofino. (2017). Program pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di RT 23 Masjid Baiturahman Kelurahan Pematang Gubernur. Jurnal Pengembangan Masyarakat,

Yocki Yuanti, Dewi Rostianingsih, Siti Khoirina, Emmy Solina, Sella Antesty, Sabaruddin, E. E., & Nur hidayah. (2023). Pemberdayaan Perempuan melalui Program Pengabdian Masyarakat di Provinsi Jawa Tengah: Menciptakan Kesetaraan Gender dan Kesempatan Berwirausaha. Jurnal Pengabdian West Science, 2(6). https://doi.org/10.58812/jpws.v2i6.449

Kompasiana. (2023). kekuatan-ibu-ibu-yang-bisa-membangun-daerah.

PKK: Kekuatan Ibu-Ibu yang Bisa Membangun Daerah Halaman 1 - Kompasiana.com. Diakses pada 19 Februari 2025

Wahab, A. & Lies, A. (1999). Kebijakan dan Strategi Peningkatan Produktifitas Ekonomi Perempuan (PPEP). Surabaya: Airlangga University Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Siti Rahmi Hidayatullah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.